Way Back Home [1]

Chan baru saja membuka pintu saat seorang gadis di hadapannya sedang menatapnya dari ujung kepala hingga ujung kaki. Ditatapnya balik gadis itu secara menyeluruh, refleks ia bertanya, “Kita satu sekolah?”

“Ha?” tanya gadis itu.

“Bet sekolah kita sama.”

“Oh,” balasnya kikuk, “Iya, satu sekolah.”

Chan mengangguk, “Lo mau masuk?”

“Iya, mau ketemu sama tante gue di dalem. Semalem dia bilang hari ini free makanya tadi gue asal mau langsung masuk.”

“Iya, gue yang dadakan ke sini emang. Yaudah, gue duluan.” pamit Chan lalu pergi.


Chan sebenarnya ingin segera pulang ke rumah, namun belum sampai di parkiran ia sudah memutar balik badannya. Kembali menuju ke ruang konsultasi psikolog yang baru-baru ini membantunya. Ia memutuskan menunggu dan selama hampir satu jam di luar ruangan, gadis itu keluar.

“Eh?” tanya gadis itu bingung, “ masih di sini?”

“Keliatannya?” tanya Chan balik, “Udah selesai? Bisa ngomong bentar nggak?”

Keduanya sedang duduk di kantin rumah sakit ditemani dua mangkuk bakso dan dua teh hangat, yah, cuaca hari ini memang cukup dingin mengingat sepanjang hari hujan belum berhenti.

“Jadi?” tanya gadis itu memulai pembicaraan.

“Gue Chan, lo?”

“Gue Keira kelas sebelas ipa dua.”

“Gue kan nggak nanya kelas lo.”

Keira memutar bola matanya lalu menyantap suapan pertama, “Mau ngomongin apa?”

Chan menghela napasnya dan meletakkan sendok garpunya kembali lalu menatap Keira.

“Kei, kejadian hari ini anggep aja nggak pernah kejadian, ya. Anggep aja kita nggak pernah ketemu.”

“Kenapa gitu?”

“Ya apa pentingnya juga buat lo. Nggak usah cerita ke orang-orang kalo gue abis konsul ke psikolog dan abis ngejalanin terapi.” jelas Chan lugas.

“Wow, padahal gue aja nggak tau kalo lo abis konsul dan terapi ke tante gue.” ucap Keira santai.

Chan mendelik kaget mendengar jawaban Keira, “Alah boong. Nggak mungkin tante lo nggak cerita lah apalagi dia tau kita satu sekolah.”

“Gue udah lama nyerah ngorek informasi klien atau pasien dari tante gue. Mau sengotot apapun nggak bakal dikasih juga, namanya juga kode etik. Bisa diapain tante gue kalo nyebar informasi tentang klien atau pasiennya.” tutur Keira.


Keduanya telah menyelesaikan makan siangnya dan sekarang sedang menunggu redanya hujan karena Chan tidak membawa jas hujan dan Keira pun tidak mau basah-basahan naik angkutan umum.

“Lo baru-baru ini ya ke sini?” tanya Keira.

“Lo nggak bisa kepoin tante lo, terus mau langsung ngepo ke gue gitu?”

“Jahat banget mikirnya sih, gue cuma nanya aja karena gue baru liat lo di sini.”

“Kaya lo udah kenal semua orang di sini aja” tukas Chan.

“Lah serah lo deh. Gue sih udah banyak kenalan sama perawat dan penjaga kantin di sini saking seringnya mampir.”

“Iya gue baru dua kali.” jawab Chan singkat.

“Oh,” balas Keira bingung, “terus lo kelas berapa?”

“Dua belas. Kenapa sih? Mau banget tau tentang gue?”

“Najis, ya dari pada diem-dieman.”

Ponsel Keira bergetar menandakan ada telfon masuk. Dari Raka rupanya, “ Napa, Ra?”

Lo di mana?

“Gue nunggu ujan reda nih”

Ye bego, gue kan nanya lo di mana.

“Di rumah sakit lah biasa.”

Mau gue jemput? Temenin gua balikin barang temen sekalian nyari stok jajanan, kuy!

“MAU!”

Keira memutuskan sambungan telfonnya lalu menatap Chan, “Gue mau balik nih”

“Yaudah sono”

“Yeuu, nggak ada ramah-ramahnya. Lo nggak balik?”

“Lo nggak liat masih ujan?”

Keira mendengus lalu mengetikkan satu pesan untuk Raka. Rakaaa, naik mobil kan? Bawain jas ujan dong buat temennya tante gue mau balik pake motor nggak bisa. Awas aja kalo nggak bawa. Mwah.

Sekitar dua puluh menit kemudian, Raka kembali menelfon Keira mengabarkan ia sudah sampai di lobby depan.

“Bentar ya gue kasih jas ujannya dulu” ucap Keira mengambil jas hujan dari Raka kemudian berlari kecil menghampiri Chan yang masih menunggu di ruang tunggu dalam.

“Nih buat lo, balikin kapan-kapan aja santai. Dah ya, gue balik.”

Chan terdiam sambil memandangi jas hujan ditangannya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s